Rabu, 19 September 2012

AL-QUR’AN YANG MULIA


Dalam kesibukan keseharian kita, ada yang sering kita lupakan. Mungkin kita beranggapan bahwa ia bukan kewajiban. Mungkin kita pula beralasan banyak pekerjaan lain yang mendesak.
Al-Qur’an di rumah kita sering tidak dibuka. Perhatian kita pada Al-Qur’an masih sangat kurang. Iman kita terhadap Al-Qur’an masih menanti pembuktian. Kitab maha mulia yang tampak membisu itu adalah tamu istimewa. Kitab maha suci itu adalah surat ilahi kepada kita semua. Kitab maha benar itu penuh cinta kasih sayang ilahi. Kitab maha agung itu membawa rahmat dan berkah untuk kita. Kitab maha istimewa itu wajib kita sambut gembira, penuh perhatian.
Al-Qur’an bukan kitab sembarang kitab, Al-Qur’an petunjuk hidup tanpa kesalahan sedikitpun, tanpa kekurangan sedikitpun, abadi sepanjang masa.
Al-Qur’an penenang jiwa orang yang membacanya dan menyimaknya. Al-Qur’an lautan ilmu tak bertepi, tak ada habisnya. Al-Qur’an pemberi syafa’at bagi yang membacanya. Al-Qur’an obat mujarab untuk melawan sihir, kesurupan, gangguan jin. Al-Qur’an pelunak hati, pensuci jiwa, pencerah pikiran, penambah iman. Al-Qur’an adalah cahaya dan ruh kehidupan.
Bila di hati masih ada iman, pasti ada kecintaan pada Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an menjadi program harian yang dipatuhi.
Kebahagiaan apa yang kita kejar, jika kita jauh dari Al-Qur’an ?
Keselamatan apa yang kita impikan jika kita membelakangi Al-Qur’an?
Membaca Al-Qur’an itu, sungguh hanyalah perhatian minimal yang wajib kita berikan. Untuk siapa ? untuk kebaikan diri kita sendiri.
Bukankah kita ini sedang berjalan menuju kematian ?
Bukankah kita telah sering mendapat peringatan dan teguran dari sang pemilik Al-Qur’an yang maha mulia ?
Bukankah kita ingin memperbanyak bekal untuk menghadap ilahi ? Al-Qur’an salah satu bekal terbaik.
Alangkah indah hidup ini jika kita mendapat berkah Al-Qur’an. Alangkah bahagia rumah tangga kita jika seluruh anggota keluarganya membaca Al-Qur’an setiap hari. Alangkah damainya masyarakat kita jika Al-Qur’an benar-benar telah memasyarakat.